Halo, sobat jaringan !.. di artikel kali ini saya ingin membagikan Tutorial Cara Mengkonfigurasi 2 Router berbeda menggunakan Default Static Routes.
Langsung saja! ke TKP!!
Langkah-Langkah Konfigurasi
1.Buat skema topologi seperti di bawah ini
 |
| copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
2. Kemudian buat pengalamatan IP Address pada setiap Device Jaringan dan End User
 |
| copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
3. Sekarang kita masuk pada konfigurasi
Lakukan konfigurasi seperti berikut :
 |
| Konfigurasi Router0 | copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
ROUTER0
Router>enable
Router#configure
Router(config)#int eth1/0
Router(config-if)#ip address 20.20.20.1 255.255.0.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#no shutdown
 |
| Konfigurasi Router1 | copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
Router>enable
Router#configure
Router(config)#int eth1/0
Router(config-if)#ip address 20.20.20.2 255.255.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip address 172.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Penjelasan :
- "enable" berfungsi untuk mengaktifkan Privileged mode.
- "configure" berfungsi untuk mengaktifkan Global config privileged mode.
- "int eth1/0" (Interface eth1/0) mengartikan kita akan melakukan konfigurasi pada Interface Eth1/0.
- "ip address <IP><NetMask>" berfungsi memberikan alamat IP Address pada interface yang sudah kita utarakan sebelumnya.
- "no shutdown" berfungsi untuk mengaktifkan interface yang telah kita konfigurasi.
- "ex" (exit) perintah untuk keluar ke mode sebelumnya.
Pertanyaan :
Mengapa kita memilih Interface eth1/0 untuk di konfigurasi ?
- Karena media kabel terhubung dari router0 menggunakan Etheret1/0 menuju router1 begitu juga sebaliknya, router1 menggunakan Ethernet1/0 untuk terhubung ke router0.
- Maka di buatlah konfigurasi sebagai berikut:
- Router0[eth1/0] 20.20.20.1/16
- Router1[eth1/0] 20.20.20.2/16
- Digunakan satu network, supaya kedua router tersebut dapat langsung terhubung.
- Pada dasarnya tidak ada regulasi ethernet berapa yang kita gunakan. Asalkan mereka saling terhubung dan pengalamatannya ip-nya benar.
4. Sekarang kita masuk pada bagian Default Static Routes
Masuk ke router0
Masukan Perintah:
Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 20.20.20.2
Masuk ke router1
Masukan Perintah:
Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 20.20.20.1
Penjelasan:
"0.0.0.0 0.0.0.0" mengartikan semua alamat yang tidak di ketahui di arahkan ke router lain yang telah di tentukan.
5.Kemudian tambahkan alamat IP Address pada setiap End User
 |
| Pc1 pada jaringan Router0 | copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
 |
| Pc1 pada jaringan Router1 | copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
6.Lakukan Pengujian
 |
| Pengujian Default Static Routes | copyright@nicolasjulian21.blogspot.com |
Sekian dari saya untuk artikel kali ini, apabila di temukan kesalahan kata, maupun pemahaman saya, mohon untuk segera menghubungi saya melalui kontak yang sudah tersedia.
Terimakasih.